Mitos Metode Diet: Diet Atkins

Banyak orang yang rela melakukan segala cara demi memerangi kegemukan dan memiliki bentuk tubuh ideal. Beberapa ilmuwan dan ahli kesehatan berlomba-lomba menciptakan metode diet. Namun tidak semuanya aman, bahkan ada yang justru sangat membahayakan kesehatan. Pola diet yang berbahaya ini memiliki sebutan populer yaitu FAD DIET.

Contoh FAD DIET antara lain: Diet Atkins, Hollywood Diet, Cabbage Diet, Liquid Diet, Food Combining, Blood Type Diet, Baby Food Diet, South Beach Diet, Low Fat Diet, dst.

Dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai salah satu Fad Diet yang cukup populer dan dikenal dengan nama Diet Atkins. Diet Atkins dipopulerkan oleh Dr. Robert Atkins pada tahun 1960 dan menjadi sangat populer di kalangan para blogger dalam dunia maya sampai saat ini karena menjanjikan diet yang mudah dan cepat tanpa harus menyiksa diri.

Cara kerja diet atkins dilakukan dengan membatasi asupan karbohidrat sekecil mungkin dan hanya memasukkan makanan yang mengandung protein dan lemak yang tinggi dalam programnya. Diet ini dilakukan dengan persepsi bahwa karbohidrat tidak baik untuk tubuh, karena bisa membuat orang cepat gemuk.

Para pengikut Diet Atkins tentunya akan setuju dan beranggapan diet ini sebagai jalan terbaik untuk menurunkan berat badan. Namun beberapa penelitian justru mengatakan sebaliknya, diet atkins merupakan diet yang berbahaya untuk dilakukan karena secara biologis tubuh manusia memerlukan karbohidrat yang dirubah menjadi glukosa dan kemudian menjadi tenaga. Apabila tubuh tidak mendapat karbohidrat yang cukup, maka tubuh akan mengambil dari protein untuk diubah menjadi glukosa dan ini akan mengakibatkan berkurang nya massa otot.

Di sisi lain, sebagian orang memang berhasil melakukan diet atkins dan berat badan mereka turun secara dratis. Akan tetapi, diet ini sangat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

Beberapa Poin Mengenai Diet Atkins:

1. Diet atkins menginstruksikan untuk melarang mengkonsumsi sumber makanan seperti nasi, roti, ubi, kentang, atau sumber karbohidrat lainnya. Penelitian menunjukan program diet yang melarang sama sekali beberapa jenis makanan memiliki tingkat kegagalan yang sangat tinggi.

Perlu diketahui bahwa sumber karbohidrat seperti buah dan sayuran memiliki kandungan vitamin dan mineral serta antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. begitu juga dengan kandungan karbohidrat pada buah yang berbeda dengan gula biasa yang dimana gula buah tidak memicu lonjakan insulin sehingga aman untuk dikonsumsi setiap harinya.

2. Diet atkins menjanjikan penurunan berat badan secara kilat dalam jangka 2 minggu. Diet yang sehat adalah diet yang memerlukan proses atau tahapan waktu untuk dilakukan dan tentunya perubahan dari gaya hidup dan pola hidup yang sehat. Sama seperti halnya seorang pebisnis yang sukses tidak meniti kariernya dalam waktu singkat.

3. Diet atkins menganggap karbohidrat sebagai sumber dari obesitas. Salah satu studi dan survei menunjukkan bahwa orang jepang yang makanan pokoknya mayoritas karbohidrat memiliki tingkat terendah dalam hal obesitas, serangan jantung, kanker, maupun diabetes.

4. Diet atkins menyarankan makanan-makanan yang mengandung protein yang sangat tinggi seperti daging. Diet atkins tidak membatasi berapa banyak konsumsi makanan ini dalam sehari, yang dimana sangat bertentangan dengan kesehatan pada umumnya. Seperti yang kita ketahui, konsumsi daging yang berlebihan sangat erat hubungannya dengan berbagai penyakit mematikan seperti serangan jantung.

5. Menurut penelitian, mengkonsumsi buah-buahan dapat mengurangi resiko penyakit seperti kanker maupun penyakit degeneratif lainnya. Tetapi menurut diet atkins, mengkonsumsi buah-buahan harus dibatasi karena mengandung terlalu banyak karbohidrat sehingga memicu penambahan berat badan.

Berdasarkan poin-poin diatas apakah masih ada yang bersedia untuk mencoba diet atkins? Memang rata-rata fad diet dapat mengurangi berat badan dalam waktu singkat, akan tetapi sebagian besar hanya berupa cairan dalam tubuh yang menghilang dan hal ini erat hubungannya dengan retensi air pada organ tubuh yang akan saya jelaskan secara detail pada kesempatan lain. Stay tune dan semoga bermanfaat!

- Jansen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*